Tekan Inflasi, Pemkab Rohil Serbu Pasar Dengan Harga Subsidi Di Bagansiapiapi

Tekan Inflasi, Pemkab Rohil Serbu Pasar Dengan Harga Subsidi Di Bagansiapiapi

Kabar gembira bagi masyarakat Rokan Hilir! Dalam upaya nyata menjaga daya beli masyarakat dan menekan laju inflasi, Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir resmi menggelar Operasi Pasar Stabilisasi Harga Barang Kebutuhan Pokok. Kegiatan ini dipusatkan di Pujasera, Jalan Pulau Baru, Bagansiapiapi, pada Selasa pagi (10/02/2026).

Acara ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Rohil, H. Fauzi Efrizal, S.Sos., S.Mi, didampingi Kepala Disperindagsar Rohil, M. Fauzi, Kepala Diskominfotik, Mursal, SH, serta jajaran terkait lainnya. Antusiasme warga terlihat jelas dengan ratusan masyarakat yang memadati lokasi sejak pagi hari.

Dalam sambutannya, Sekda Rohil menegaskan bahwa Operasi Pasar ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk kepedulian pemerintah hadir di tengah masyarakat saat harga pangan fluktuatif.

​"Operasi Pasar ini sangat penting bagi masyarakat. Kami ingin memastikan warga bisa mendapatkan bahan pangan berkualitas dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan harga pasar saat ini," ujar H. Fauzi Efrizal.

Beliau juga berpesan agar masyarakat tetap tertib selama berbelanja. "Mohon ikuti antrean dengan sabar, tidak perlu berdesakan, agar semua berjalan aman, nyaman, dan lancar," tambahnya.

Kepala Disperindagsar Rohil, M. Fauzi, menjelaskan bahwa seluruh komoditas yang dijual telah disubsidi sehingga memiliki selisih harga yang cukup signifikan dari harga pasar normal. Berikut adalah daftar harga kebutuhan pokok yang tersedia.

Komoditas Harga Operasi Pasar

•Beras Mahkota (10 kg) Rp 140.000
•Beras SPHP (5 kg) Rp 63.000
•Telur Ayam Ras Rp 45.000 / papan
•Minyak Goreng Minyakita (2 Liter) Rp 28.000
•Cabai Merah Keriting Rp 34.000 / kg
•Bawang Merah & Bawang Putih Rp 26.000 / kg
•Gula Pasir Rp 15.000 / kg
•Indomie Rp 10.000 / 4 bungkus

Operasi Pasar ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Bupati dan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir untuk terus menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Melalui Disperindagsar, pemerintah berencana untuk terus memantau pergerakan harga pangan dan melakukan intervensi serupa jika diperlukan di wilayah lain.

Dengan adanya harga yang lebih kompetitif ini, diharapkan beban ekonomi rumah tangga masyarakat dapat sedikit teringan, sekaligus memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga bagi seluruh lapisan warga Rohil. Pungkasnya (MH)

Ikuti Seribuparitnews.com di GoogleNews

Berita Lainnya

Index