ROKAN HILIR | Upaya memperkuat fondasi ideologi dan wawasan kebangsaan terus digelorakan. Wasekjend HIMMAH Pusat, Kori Fatnawi, S.H., bersilaturahmi sekaligus berdiskusi langsung dengan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Rokan Hilir, Indra Gunawan, S.E, M.H, dalam suasana hangat namun penuh substansi Pada Selasa Siang (24/02/2026).
Pertemuan itu bukan sekadar temu formalitas. Keduanya membahas penguatan nilai-nilai Pancasila, ketahanan ideologi di daerah, hingga pentingnya peran mahasiswa sebagai penjaga nalar kritis sekaligus benteng moral bangsa.
Kori menilai, di tengah derasnya arus informasi dan dinamika sosial yang makin kompleks, penguatan wawasan kebangsaan tak boleh dianggap rutinitas semata.
“Ideologi itu fondasi. Kalau fondasinya longgar, bangunan kebangsaan bisa goyah. Karena itu, sinergi antara mahasiswa dan pemerintah daerah harus dijaga dengan baik ,” ujar Kori
Ia juga mengapresiasi sikap terbuka yang ditunjukkan Indra Gunawan dalam menerima masukan dan gagasan dari kalangan mahasiswa.
“Kami melihat Kesbangpol Rohil punya komitmen menjaga harmoni dan stabilitas daerah. Ini energi positif. Tinggal kita dorong supaya kolaborasinya lebih konkret dan menyentuh generasi muda secara langsung,” tegasnya.
Menurut Kori, mahasiswa tidak boleh hanya hadir saat momentum politik atau seremoni kebangsaan. Peran mahasiswa justru dibutuhkan dalam kerja-kerja edukasi ideologi, diskusi publik, hingga penguatan literasi kebangsaan di tengah masyarakat.
Ia menekankan bahwa tantangan ideologi hari ini bukan lagi dalam bentuk konfrontasi terbuka, melainkan melalui disrupsi informasi, polarisasi sosial, hingga masuknya paham yang perlahan mengikis nilai kebangsaan.
“Kalau kita lengah, generasi muda bisa kehilangan arah. Di sinilah pentingnya peran Kesbangpol dan organisasi mahasiswa berjalan seirama,” tambahnya.
Sementara itu, Kaban Kesbangpol Rohil, Indra Gunawan, menyambut baik inisiatif silaturahmi tersebut. Ia menilai sinergi dengan organisasi mahasiswa seperti HIMMAH menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan ideologi di tingkat daerah.
Menurutnya, pembinaan wawasan kebangsaan tidak bisa hanya bertumpu pada pemerintah, melainkan membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi titik awal kolaborasi program kebangsaan yang lebih terarah, mulai dari dialog publik, pendidikan politik yang sehat, hingga penguatan karakter generasi muda di Kabupaten Rokan Hilir.
Dengan komunikasi yang terus terjalin, Wasekjend HIMMAH Pusat dan Kesbangpol Rohil sepakat bahwa menjaga ideologi bangsa bukan tugas musiman, melainkan kerja panjang yang harus dirawat bersama. Pungkasnya (MH)