Concong - Program ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Concong terus mendapat perhatian serius dari jajaran kepolisian. Bhabinkamtibmas Desa Sungai Berapit, BRIPKA Rifki Pribadi R, melaksanakan pengecekan tanaman jagung dalam program monokultur penanaman jagung serentak yang berada di Dusun Sungai Burung, Desa Sungai Berapit, Kecamatan Concong, Kabupaten Indragiri Hilir.
Kegiatan pengecekan tersebut dilakukan pada lahan ketahanan pangan desa yang dibiayai melalui dana ketahanan pangan Desa Sungai Berapit. Program ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Program “Asta Cita” Presiden Republik Indonesia dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan produktif di desa-desa.
Dalam kegiatan tersebut, BRIPKA Rifki Pribadi R melakukan monitoring langsung terhadap perkembangan tanaman jagung yang ditanam secara monokultur. Adapun jenis jagung yang dibudidayakan adalah Jagung Hibrida F1 Super BISI R18 yang dikenal memiliki produktivitas tinggi dan cocok dikembangkan di wilayah pertanian masyarakat.
Berdasarkan data di lapangan, penanaman jagung tersebut dimulai pada 11 Februari 2026 dengan luas lahan mencapai 0,5 hektare. Hingga saat ini kondisi tanaman terlihat tumbuh dengan baik dan masih dalam tahap pemeliharaan menuju masa panen. Kegiatan pengecekan selesai dilaksanakan sekitar pukul 09.30 WIB dalam keadaan aman dan lancar.
Kapolsek Concong, Anton Hilman menyampaikan bahwa keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam program ketahanan pangan merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah pusat sekaligus upaya memperkuat sinergi bersama masyarakat desa.
Menurut IPTU Anton Hilman, pihak kepolisian tidak hanya fokus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, namun juga hadir mendukung program pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, termasuk sektor pertanian dan ketahanan pangan. Ia menilai program penanaman jagung serentak ini sangat positif dalam meningkatkan produktivitas lahan desa.
“Polri melalui Bhabinkamtibmas akan terus melakukan pendampingan dan monitoring terhadap program ketahanan pangan masyarakat. Harapannya, kegiatan ini dapat memberikan manfaat ekonomi bagi warga sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional sesuai Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia,” ujar IPTU Anton Hilman.
Ia juga mengapresiasi langkah Pemerintah Desa Sungai Berapit yang telah memanfaatkan dana ketahanan pangan untuk program pertanian produktif. Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, dan kepolisian, diharapkan program monokultur jagung di wilayah Kecamatan Concong dapat berkembang lebih baik dan menjadi contoh bagi desa lainnya.