Harga TBS Sawit Mitra Swadaya Riau Turun Jadi Rp3.834,39 per Kilogram

Harga TBS Sawit Mitra Swadaya Riau Turun Jadi Rp3.834,39 per Kilogram
Ilustrasi

PEKANBARU - Harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit pekebun mitra swadaya di Provinsi Riau kembali mengalami penurunan untuk periode 19–25 Agustus 2026. Penurunan tertinggi terjadi pada TBS tanaman umur 9 tahun, yakni sebesar Rp40,50 per kilogram atau 1,05 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Penetapan harga tersebut dilakukan dalam rapat Tim Penetapan Harga TBS yang digelar Dinas Perkebunan Provinsi Riau pada Rabu (19/8/2026). Rapat dipimpin Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Dr. Defris Hatmaja bersama Tim Penetapan Harga.

Berdasarkan hasil kesepakatan tim, harga TBS tanaman umur 9 tahun untuk periode 19–25 Agustus 2026 ditetapkan sebesar Rp3.834,39 per kilogram. Harga tersebut turun Rp40,50 per kilogram dari periode sebelumnya yang berada di level Rp3.874,89 per kilogram.

Defris Hatmaja menjelaskan, penurunan harga TBS pada pekan ini dipengaruhi oleh turunnya harga minyak sawit mentah (CPO) dan inti sawit (kernel).

"Harga TBS yang ditetapkan tim untuk mitra swadaya mengalami penurunan. Penurunan harga minggu ini lebih disebabkan karena faktor turunnya harga CPO dan kernel," kata Defris, Rabu (19/8/2026).

Pada periode ini, harga penjualan CPO turun Rp76,78 per kilogram dibandingkan pekan sebelumnya. Sementara itu, harga kernel juga mengalami penurunan cukup signifikan, yakni Rp1.298,20 per kilogram.

Dalam penetapan harga kali ini, indeks K yang digunakan sebesar 93,34 persen dengan BOTL 0,77 persen. Harga cangkang ditetapkan sebesar Rp24,76 per kilogram. Berdasarkan hasil perhitungan tim, harga CPO berada di level Rp15.658,99 per kilogram, sedangkan harga kernel Rp13.145,12 per kilogram.

"Terdapat sejumlah pabrik kelapa sawit (PKS) yang tidak melakukan penjualan pada periode ini. Sesuai Permentan Nomor 13 Tahun 2024 Pasal 16, apabila tidak terdapat transaksi penjualan, harga CPO dan kernel yang digunakan mengacu pada harga rata-rata tim. Apabila masuk validasi kedua, maka digunakan harga rata-rata KPBN," jelasnya.

Untuk periode ini, harga rata-rata CPO KPBN tercatat Rp15.689,50 per kilogram, sedangkan harga rata-rata kernel KPBN sebesar Rp13.075,00 per kilogram.

Untuk seluruh kelompok umur tanaman, harga TBS periode 19–25 Agustus 2026 ditetapkan sebesar Rp2.964,02 per kilogram untuk umur 3 tahun, Rp3.308,95 per kilogram umur 4 tahun, Rp3.554,32 per kilogram umur 5 tahun, Rp3.692,29 per kilogram umur 6 tahun, Rp3.775,24 per kilogram umur 7 tahun, Rp3.821,31 per kilogram umur 8 tahun, dan Rp3.834,39 per kilogram untuk umur 9 tahun.

Selanjutnya, harga TBS umur 10–20 tahun ditetapkan Rp3.793,05 per kilogram, umur 21 tahun Rp3.727,80 per kilogram, umur 22 tahun Rp3.653,02 per kilogram, umur 23 tahun Rp3.568,01 per kilogram, umur 24 tahun Rp3.503,70 per kilogram, umur 25 tahun Rp3.450,85 per kilogram, umur 26 tahun Rp3.431,85 per kilogram, umur 27 tahun Rp3.402,38 per kilogram, umur 28 tahun Rp3.346,60 per kilogram, umur 29 tahun Rp3.305,68 per kilogram, dan umur 30 tahun Rp3.212,13 per kilogram. 


 

Ikuti Seribuparitnews.com di GoogleNews

Berita Lainnya

Index