Tembilahan – Pengadilan Negeri Tembilahan kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan peradilan melalui pelaksanaan Rapat Pembinaan dan Evaluasi Kinerja untuk bulan Agustus 2026. Kegiatan strategis ini diselenggarakan pada hari Rabu, 26 Agustus 2026, di lingkungan kantor pengadilan setempat. Agenda rutin ini menjadi momen penting bagi seluruh jajaran pegawai untuk melakukan refleksi dan penilaian terhadap capaian kinerja selama satu bulan terakhir.
Rapat ini dihadiri oleh seluruh elemen pimpinan dan staf di Pengadilan Negeri Tembilahan, menciptakan suasana kolaboratif yang melibatkan berbagai tingkatan jabatan. Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Pengadilan, Wakil Ketua, para Hakim, Sekretaris, Panitera Muda, Kepala Subbagian (Kasubbag), serta seluruh staf dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Kehadiran lengkap dari berbagai unsur ini menegaskan bahwa evaluasi kinerja merupakan tanggung jawab kolektif yang harus dijalankan secara menyeluruh.
Tujuan utama dari penyelenggaraan rapat ini adalah sebagai sarana evaluasi kinerja yang komprehensif, mulai dari level pegawai administrasi hingga para hakim yang bertugas memutus perkara. Dengan adanya mekanisme evaluasi berkala, Pengadilan Negeri Tembilahan berharap dapat mengidentifikasi area-area yang memerlukan perbaikan serta mempertahankan standar kinerja yang sudah baik. Hal ini sejalan dengan visi lembaga peradilan untuk selalu berbenah diri demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat pencari keadilan.
Wakil Ketua Pengadilan Negeri Tembilahan, Chandra Ramadhani, SH., MH., memberikan penekanan khusus mengenai pentingnya integritas dan profesionalisme dalam setiap aspek pekerjaan. Dalam penjelasannya, beliau menyatakan bahwa evaluasi bukan sekadar formalitas administratif, melainkan sebuah kebutuhan mendasar untuk memastikan bahwa setiap putusan hukum maupun layanan administrasi berjalan sesuai dengan koridor peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Chandra Ramadhani juga menyoroti peran vital dari sumber daya manusia di lingkungan pengadilan. Menurutnya, peningkatan kompetensi individu akan berdampak langsung pada efisiensi penyelesaian perkara dan kepuasan masyarakat. "Kita harus terus memperbaiki diri, tidak hanya dari sisi teknis yudisial bagi para hakim, tetapi juga dari sisi pelayanan administratif bagi para pegawai," ujar Chandra dalam arahannya saat memimpin sesi evaluasi.
Selain membahas indikator kinerja individu, rapat ini juga menjadi wadah untuk membahas kendala-kendala operasional yang mungkin dihadapi oleh masing-masing unit kerja. Diskusi terbuka memungkinkan terjadinya pertukaran ide dan solusi antar bagian, sehingga hambatan-hambatan birokrasi dapat diminimalisir. Pendekatan partisipatif ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antar divisi di bawah naungan Pengadilan Negeri Tembilahan.
Sebagai institusi yang bersentuhan langsung dengan hajat hidup orang banyak melalui penyelesaian sengketa, Pengadilan Negeri Tembilahan menyadari bahwa kepercayaan publik adalah aset terbesar. Oleh karena itu, hasil dari evaluasi kinerja bulan Agustus ini akan dijadikan dasar untuk menyusun rencana tindak lanjut di bulan-bulan berikutnya. Konsistensi dalam melaksanakan pembinaan rutin ini diharapkan dapat membangun citra positif lembaga peradilan di mata masyarakat Indragiri Hilir.
Kegiatan Rapat Pembinaan dan Evaluasi Kinerja Bulan Agustus 2026 berakhir dengan komitmen bersama dari seluruh peserta untuk menerapkan hasil evaluasi dalam pekerjaan sehari-hari. Dengan kepemimpinan yang kuat dari Ketua dan Wakil Ketua, serta dukungan penuh dari seluruh hakim dan pegawai, Pengadilan Negeri Tembilahan optimis dapat terus meningkatkan standar pelayanan peradilan yang adil, transparan, dan akuntabel bagi seluruh lapisan masyarakat.