Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik Serta Tumbuhkan Ekonomi Daerah, Bea Cukai Tembilahan Gelar FKP 2026

Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik Serta Tumbuhkan Ekonomi Daerah, Bea Cukai Tembilahan Gelar FKP 2026

TEMBILAHAN – Bea Cukai Tembilahan menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) 2026 sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, Kamis (1/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi Bea Cukai Tembilahan untuk berdiskusi dan menyerap masukan dari berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perusahaan, pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), hingga instansi terkait.

Kepala Bea Cukai Tembilahan, Eko Budi Setiawan, mengatakan pelaksanaan FKP merupakan salah satu langkah penting dalam meningkatkan mutu pelayanan kepada pengguna jasa.

“Fokus kami mendorong peningkatan ekonomi daerah. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan mutu pelayanan yang kami berikan kepada pengguna jasa,” ujar Eko.

Menurutnya, forum konsultasi publik juga menjadi salah satu bagian penting dalam proses penetapan standar pelayanan. Melalui forum tersebut, pihaknya dapat menerima berbagai masukan sekaligus mengetahui hal-hal yang perlu diperbaiki ke depannya.

“Seperti kita ketahui, salah satu syarat untuk menetapkan standar pelayanan itu adalah dengan Forum Konsultasi Publik. Alhamdulillah, tadi kami banyak mendapatkan apresiasi. Namun, itu tidak mengurangi semangat kami untuk terus melakukan perbaikan,” katanya.

Eko berharap masukan dan aspirasi yang disampaikan dalam forum tersebut dapat menjadi bahan evaluasi bagi Bea Cukai Tembilahan untuk memberikan pelayanan yang semakin baik.

“Semoga ke depannya kami bisa menjadi lebih baik lagi,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bea Cukai Tembilahan akan memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan di wilayah Indragiri Hilir (Inhil), Indragiri Hulu (Inhu), dan Kuantan Singingi (Kuansing).
Langkah tersebut dilakukan untuk menyatukan visi, misi, serta langkah bersama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya melalui pengembangan UMKM agar mampu naik kelas dan memiliki akses ke pasar yang lebih luas.

“Kita akan mencoba melakukan komunikasi dan koordinasi dengan seluruh stakeholder yang ada di Inhil, Inhu dan Kuansing. Kita akan menyatukan visi dan misi, menyatukan langkah kita agar nantinya kita bisa mendorong perekonomian melalui UMKM naik kelas,” jelas Eko.

Ia menambahkan, pengembangan UMKM tersebut diharapkan tidak hanya berhenti pada peningkatan kapasitas usaha, tetapi juga dapat membuka peluang bagi produk-produk daerah untuk menembus pasar internasional.
“Sehingga bisa ekspor nantinya,” pungkasnya.

Dalam kegiatan FKP 2026 tersebut, diskusi berlangsung bersama sejumlah stakeholder terkait. Pembahasan mencakup masukan dari kalangan perusahaan, pelaku UMKM, serta instansi pemerintah dan pihak terkait lainnya.
Melalui forum tersebut, Bea Cukai Tembilahan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus membangun sinergi dengan berbagai pihak dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan pengembangan UMKM di daerah.

Ikuti Seribuparitnews.com di GoogleNews

Berita Lainnya

Index