Tembilahan Hulu, – Komando Distrik Militer (Kodim) 0314/Indragiri Hilir melalui jajaran Koramil 01/Tembilahan terus memperketat pengawasan wilayah guna meminimalisir risiko Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Langkah antisipatif ini ditegaskan lewat aksi nyata di lapangan demi menjaga stabilitas lingkungan tetap aman dan terkendali.
Pada Sabtu pagi (03/10/2026), personel Koramil 01/Tembilahan, Serda Ronald Manalu, mengoptimalkan pelaksanaan patroli Karhutla secara terpadu di wilayah Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir. Kegiatan penelusuran wilayah ini dimulai sejak pukul 09.00 WIB dan difokuskan pada titik-titik rawan potensi timbulnya titik api.
Dalam menjalankan misi pencegahan tersebut, Serda Ronald Manalu tidak bergerak sendiri, melainkan membangun sinergi kuat bersama elemen masyarakat setempat. Tim gabungan yang dikerahkan terdiri dari 1 personel TNI dan 3 warga masyarakat yang secara aktif menyisir areal perkebunan maupun lahan kosong milik warga.
Pelaksanaan patroli terpadu ini difokuskan pada titik koordinat spesifik 0,3207S 103,1647E di wilayah Tembilahan Hulu. Penentuan lokasi koordinat ini menjadi acuan penting bagi petugas dalam memetakan serta memantau area yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap ancaman kebakaran.
Selama menyisir kawasan tersebut hingga pukul 10.00 WIB, tim patroli gabungan melakukan pemeriksaan mendalam terhadap kondisi vegetasi, sumber air terdekat, serta kelembapan tanah. Pengawasan ketat ini bertujuan untuk memastikan tidak ada aktivitas pembakaran lahan atau potensi titik panas yang dapat meluas.
Selain melakukan pemantauan fisik di lapangan, Serda Ronald Manalu memanfaatkannya untuk memberikan edukasi dan imbauan langsung kepada warga. Langkah humanis ini menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan serta dampak buruk melukai ekosistem akibat pembakaran lahan secara sembarangan.
Keterlibatan masyarakat lokal dalam tim gabungan ini menjadi bukti nyata makin kuatnya kesadaran kolektif warga Tembilahan Hulu terhadap bahaya Karhutla. Sinergi antara Babinsa dan warga di lapangan menjadi benteng utama dalam mendeteksi dan mencegah potensi kebakaran sejak dini.
Hingga berakhirnya kegiatan patroli, situasi Karhutla di wilayah Koramil 01/Tembilahan dilaporkan berada dalam keadaan aman, kondusif, dan nihil titik api (zero hotspot). Laporan resmi mengenai pemantauan ini telah diteruskan secara tertulis kepada Komandan Kodim (Dandim) 0314/Inhil sebagai bentuk komando dan kesiapsiagaan prajurit di lapangan.