Tembilahan -Program Kepolisian Daerah Riau bertajuk Jelajah Riau Untuk Rakyat (JALUR) kembali diwujudkan melalui langkah konkret tanggap darurat bencana di wilayah pesisir. Salah satu implementasinya terlihat dari kegiatan silaturahmi dan koordinasi antara personel Satpolairud Polres Indragiri Hilir dengan KSOP Kelas IV Tembilahan terkait kesiapsiagaan penanganan SAR laka laut dan orang tenggelam di kawasan Pelindo Tembilahan. Kegiatan ini menjadi bentuk sinergitas lintas instansi demi keselamatan masyarakat perairan kamis (19/02)
Fokus utama dalam pertemuan tersebut adalah penguatan peran KSOP Kelas IV Tembilahan sebagai garda terdepan keselamatan pelayaran di wilayah Indragiri Hilir. Dalam diskusi yang berlangsung hangat, kedua belah pihak membahas pola koordinasi cepat, prosedur komunikasi darurat, serta kesiapan sarana dan prasarana pendukung operasi pencarian dan pertolongan.
Kepala KSOP Kelas IV Tembilahan, Feriland Saragih, menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung penuh program JALUR yang digagas Kapolda Riau, khususnya dalam aspek keselamatan transportasi laut. Menurutnya, koordinasi yang solid antara KSOP dan Satpolairud merupakan kunci utama meminimalkan risiko serta mempercepat respons saat terjadi kecelakaan di perairan.
“KSOP Kelas IV Tembilahan berkomitmen untuk selalu siaga dalam penanganan keadaan darurat di wilayah pelabuhan dan perairan sekitar. Sinergi dengan Satpolairud menjadi bagian penting dalam memastikan setiap laporan kejadian dapat ditindaklanjuti secara cepat, tepat, dan terukur,” ujar Feriland Saragih dalam pernyataannya.
Ia juga menambahkan bahwa kawasan Pelindo Tembilahan memiliki aktivitas pelayaran yang cukup padat, sehingga kesiapsiagaan harus menjadi prioritas. Dengan adanya koordinasi rutin, diharapkan setiap potensi laka laut maupun kejadian orang tenggelam dapat segera direspons melalui sistem komando yang terintegrasi.
Selain itu, KSOP Kelas IV Tembilahan terus melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap operator kapal, nahkoda, serta awak kapal agar mematuhi standar keselamatan pelayaran. Feriland menekankan bahwa pencegahan merupakan langkah paling efektif dalam menekan angka kecelakaan laut, sejalan dengan semangat program JALUR yang mengedepankan pelayanan untuk masyarakat.
Pertemuan tersebut juga membahas kesiapan peralatan keselamatan, jalur evakuasi, serta mekanisme pelaporan darurat yang melibatkan berbagai unsur terkait. KSOP memastikan bahwa seluruh perangkat pendukung di pelabuhan dalam kondisi siap digunakan sewaktu-waktu apabila terjadi situasi darurat.
Melalui kolaborasi ini, KSOP Kelas IV Tembilahan berharap tercipta sistem respons cepat yang mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat pengguna jasa transportasi laut. Sinergitas antara kepolisian dan otoritas pelabuhan menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat pesisir Indragiri Hilir.