Pemdes Wonosari Gelar Pembagian Makanan Tambahan Gizi, Upaya Nyata Penanganan Stunting

Pemdes Wonosari Gelar Pembagian Makanan Tambahan Gizi, Upaya Nyata Penanganan Stunting

Pelangiran – Pemerintah Desa (Pemdes) Wonosari, Kecamatan Pelangiran, kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya bagi generasi muda. Hal ini dibuktikan dengan dilaksanakannya kegiatan pembagian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita yang mengalami kekurangan gizi. Kegiatan ini berlangsung sukses dan dihadiri oleh berbagai elemen penting di desa tersebut jumat (17/04) 



Kepala Desa Wonosari, Wahyudi, memimpin langsung kegiatan sosial dan kesehatan ini bersama jajaran perangkat desa. Dalam kesempatan tersebut, Wahyudi menegaskan bahwa perhatian terhadap tumbuh kembang anak merupakan prioritas utama dalam pembangunan desa. Menurutnya, kesehatan balita adalah investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang cerdas dan kuat di masa depan.



Turut serta memeriahkan dan membantu kelancaran kegiatan ini adalah para Kader Posyandu yang selalu sigap dalam pendataan dan pelayanan kesehatan dasar. Kehadiran mereka sangat vital dalam memastikan setiap anak mendapatkan perhatian yang sesuai dengan kebutuhannya. Selain itu, Bidan Desa juga turut hadir memberikan pendampingan teknis terkait pemantauan status gizi anak-anak tersebut.

Tidak kalah penting, peran Kelompok Pendamping Masyarakat (KPM) Penanganan Stunting juga sangat terasa dalam kegiatan ini. Mereka hadir sebagai garda terdepan yang terus memantau dan memastikan intervensi gizi berjalan tepat sasaran. Sinergi antara perangkat desa dan tenaga kesehatan ini menjadi kunci keberhasilan program-program kesejahteraan di Desa Wonosari.

Kegiatan sosial ini juga mendapatkan dukungan penuh dari unsur keamanan dan ketertiban masyarakat. Babinsa Koramil Pelangiran, Serma Sugiyanto, turut hadir dan berbaur dalam kegiatan tersebut. Kehadiran aparat teritorial ini tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap kesejahteraan warga binaan, khususnya dalam bidang kesehatan.

Sementara itu, unsur kepolisian juga tidak kalah antusias mendukung program desa. Babinkabtimas Polsek Pelangiran, Brigadir H.P Siregar, juga ikut serta dalam giat pembagian makanan tambahan ini. Kehadiran kedua institusi keamanan ini menunjukkan bahwa penanganan masalah gizi dan stunting adalah tanggung jawab bersama yang melibatkan seluruh komponen masyarakat.

Ketua Tim Penggerak PKK Desa Wonosari juga memainkan peran sentral dalam kegiatan ini. TP PKK selalu bergerak aktif dalam menggerakkan peran ibu-ibu desa untuk lebih sadar akan pentingnya asupan gizi yang baik bagi buah hati mereka. Melalui program ini, diharapkan kesadaran akan pola hidup sehat dan gizi seimbang semakin meningkat di kalangan keluarga.



Secara keseluruhan, kegiatan pembagian makanan tambahan gizi ini merupakan wujud nyata gotong royong dan kepedulian Pemdes Wonosari beserta seluruh stakeholder. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan berat badan dan kesehatan balita yang kurang gizi dapat segera membaik, serta angka stunting di Desa Wonosari dapat terus ditekan hingga mencapai angka nol di masa mendatang.

Ikuti Seribuparitnews.com di GoogleNews

Berita Lainnya

Index