TEMPULING – Dinas Pertanian Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melalui Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura, Surohman, S.ST, terus melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap pertumbuhan tanaman padi di berbagai wilayah. Kali ini, tim turun langsung melakukan monitoring di lokasi penangkar benih padi milik Kelompok Tani Sido Makmur.

Kegiatan monitoring ini dilaksanakan di lahan seluas 5 hektare yang terletak di Dusun Tunas Baru, Desa Harapan Jaya, Kecamatan Tempuling. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi pertumbuhan tanaman, kesiapan panen, serta memastikan proses penangkaran benih berjalan sesuai dengan standar teknis yang telah ditetapkan.

Dalam penjelasannya, Surohman menyampaikan bahwa pengawasan rutin sangat penting dilakukan untuk menjamin kualitas benih yang dihasilkan nantinya benar-benar unggul dan bersertifikat. Hal ini dilakukan agar benih yang diproduksi dapat dimanfaatkan oleh petani lain untuk meningkatkan produktivitas lahan pertanian di masa mendatang.
Lahan penangkar ini ditanami dua jenis varietas unggul, yaitu varietas Bujang Keritang dan Inpari 32 HBD. Untuk varietas Bujang Keritang yang ditanam pada tanggal 27 Desember 2025, saat ini diprediksi sudah memasuki fase pemasakan dan akan siap panen dalam waktu sekitar 20 hari ke depan.
Sementara itu, untuk varietas Inpari 32 HBD yang ditanam lebih terlambat pada tanggal 16 Januari 2026, pertumbuhannya juga terlihat cukup baik dan sehat. Surohman berharap agar kelompok tani tetap menjaga kebersihan lahan dan melakukan perawatan intensif hingga masa panen tiba agar hasil yang didapatkan maksimal.

Suyono selaku Ketua Kelompok Tani Sido Makmur mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bimbingan yang diberikan oleh Dinas Pertanian Inhil. Ia memastikan pihaknya terus berkomitmen untuk mengelola lahan penangkar ini dengan sebaik-baiknya demi menghasilkan benih padi yang berkualitas tinggi.
Kegiatan penangkaran benih padi ini merupakan program yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Inhil Tahun Anggaran 2025. Pendampingan teknis di lapangan juga terus dilakukan oleh Penyuluh Pertanian Lapangan, Mukhdi, S.ST, agar teknis budidaya yang diterapkan sesuai dengan anjuran.
Dengan adanya dukungan dana dan pembinaan yang maksimal, diharapkan Kelompok Sido Makmur dapat menjadi contoh bagi kelompok tani lainnya. Keberhasilan program ini tidak hanya akan meningkatkan ketersediaan benih lokal yang bermutu, tetapi juga berdampak positif terhadap kesejahteraan para petani di Desa Harapan Jaya dan sekitarnya.