Perum Bulog Tembilahan Sambut Hangat Kunjungan Edukatif Siswa SMAN 1 Tembilahan Hulu

Perum Bulog Tembilahan Sambut Hangat Kunjungan Edukatif Siswa SMAN 1 Tembilahan Hulu

TEMBILAHAN – Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Kantor Cabang Tembilahan menyambut dengan hangat kedatangan ratusan siswa-siswi SMAN 1 Tembilahan Hulu yang berkunjung ke Komplek Pergudangan Tembilahan Hulu, pada Selasa (21/4/2026). Kunjungan ini merupakan bagian dari program strategis "Bulog Dorong Literasi Pangan" yang bertujuan untuk mengenalkan peran vital Bulog dalam menjaga ketahanan pangan nasional sejak dini kepada generasi muda. Antusiasme terlihat jelas dari wajah para siswa yang memadati area pergudangan sejak pagi hari, siap menyerap ilmu baru di luar ruang kelas.

Kedatangan rombongan sekolah menengah atas tersebut disambut langsung oleh jajaran manajemen Perum Bulog Kantor Cabang Tembilahan. Suasana kekeluargaan dan edukatif langsung tercipta saat para siswa dipersilakan memasuki area kompleks pergudangan yang selama ini hanya bisa mereka lihat dari kejauhan. Pihak Bulog sengaja membuka pintu selebar-lebarnya bagi institusi pendidikan sebagai bentuk komitmen transparansi dan tanggung jawab sosial perusahaan dalam membangun kesadaran pangan masyarakat, khususnya di wilayah Indragiri Hilir.

Dalam sambutannya, Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Tembilahan, Indra Firmansyah, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap inisiatif SMAN 1 Tembilahan Hulu yang telah memilih Bulog sebagai destinasi studi lapangan. Indra menekankan bahwa literasi pangan bukan sekadar memahami cara menanam padi, tetapi juga mengerti bagaimana proses penyimpanan, distribusi, hingga stabilisasi harga beras di tingkat konsumen dapat terjaga dengan baik. "Melalui kunjungan ini, kami berharap adik-adik siswa dapat menjadi agen perubahan yang menyebarkan pemahaman penting tentang ketahanan pangan di lingkungan masing-masing," ujar Indra di hadapan para siswa dan guru pendamping.

Indra Firmansyah kemudian memimpin sesi penjelasan mendalam mengenai tugas pokok dan fungsi Perum Bulog. Ia memaparkan bagaimana Bulog berperan sebagai penyangga utama ketersediaan beras bagi masyarakat, terutama melalui operasi pasar dan pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Penjelasan tersebut dikemas dengan bahasa yang mudah dipahami oleh pelajar, disertai contoh konkret bagaimana intervensi Bulog mampu mencegah lonjakan harga beras saat momen-momen kritis seperti hari raya atau masa paceklik panen.

Para siswa kemudian diajak berkeliling menyusuri lorong-lorong gudang raksasa tempat ribuan ton beras disimpan dengan standar keamanan dan kualitas tertinggi. Petugas gudang mendemonstrasikan sistem tumpuk karung beras yang rapi serta teknologi pengendalian suhu dan kelembaban yang digunakan untuk mencegah kerusakan butir beras. Siswa-siswi tampak takjub melihat skala operasional logistik nasional yang dikelola secara profesional, menyadari bahwa di balik tersedianya beras di pasar tradisional maupun modern, terdapat rantai pasok yang sangat kompleks dan terukur.

Selain aspek teknis pergudangan, materi literasi pangan juga menyentuh pentingnya mengurangi food loss dan food waste. Indra Firmansyah menjelaskan bahwa setiap butir beras yang tersimpan di gudang Bulog adalah hasil kerja keras petani yang harus dijaga kualitasnya hingga sampai ke meja makan. Para siswa diajak berdiskusi tentang peran mereka dalam menghargai makanan dan tidak menyia-nyiakan nasi, sebuah pesan moral yang kuat di tengah tantangan krisis pangan global yang semakin nyata di tahun 2026 ini.

Interaksi antara siswa dan petugas Bulog berlangsung sangat hidup selama kegiatan berlangsung. Banyak siswa yang mengajukan pertanyaan kritis seputar mekanisme penyerapan gabah dari petani lokal, kriteria beras yang layak disimpan, hingga peluang karir di bidang logistik pangan di masa depan. Pihak Bulog menjawab seluruh pertanyaan dengan terbuka dan detail, bahkan beberapa siswa mengaku tertarik untuk mendalami ilmu pertanian dan logistik setelah melihat langsung betapa strategisnya profesi yang dijalani oleh para pegawai Bulog dalam menopang kehidupan bangsa.

Kunjungan edukatif ini ditutup dengan sesi foto bersama di depan salah satu blok gudang terbesar di Komplek Pergudangan Tembilahan Hulu sebagai kenang-kenangan. Kepala Sekolah SMAN 1 Tembilahan Hulu mengucapkan terima kasih atas fasilitas dan ilmu berharga yang diberikan oleh Perum Bulog Kantor Cabang Tembilahan. Diharapkan, kolaborasi antara dunia pendidikan dan BUMN seperti Bulog ini dapat terus berlanjut secara rutin, menciptakan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap kedaulatan dan ketahanan pangan Indonesia.

Ikuti Seribuparitnews.com di GoogleNews

Berita Lainnya

Index