Babinsa Sungai Junjangan Ajak Warga Budayakan Warisan Gotong Royong Nenek Moyang

Babinsa Sungai Junjangan Ajak Warga Budayakan Warisan Gotong Royong Nenek Moyang

Batang Tuaka  – Babinsa Koramil 12/Batang Tuaka, Sertu Fero A. Duha, melaksanakan komunikasi sosial dengan masyarakat Desa Sungai Junjangan, Rabu (20/5/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 09.20 hingga 10.03 WIB ini difokuskan pada ajakan menghidupkan kembali semangat tolong menolong dan gotong royong sebagai warisan nenek moyang.

Dalam pertemuan dengan warga, Sertu Fero A. Duha mengingatkan bahwa nilai gotong royong sudah menjadi jati diri bangsa Indonesia sejak lama. Menurutnya, budaya tersebut perlu terus dipelihara agar persatuan dan kebersamaan di tingkat desa tetap terjaga.

“Gotong royong adalah warisan nenek moyang kita yang harus kita rawat. Dengan saling membantu, beban pekerjaan menjadi ringan dan hubungan antarwarga semakin erat,” ujar Sertu Fero di hadapan warga Sungai Junjangan.

Babinsa menekankan, pengamalan nilai gotong royong sejalan dengan sila ketiga dan kelima Pancasila, yaitu Persatuan Indonesia dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Nilai ini menjadi dasar dalam membangun desa yang harmonis dan berkeadilan.

Warga yang hadir menyambut positif arahan tersebut. Mereka mengakui bahwa semangat kebersamaan sempat berkurang akibat kesibukan masing-masing, sehingga perlu diingatkan kembali melalui kegiatan komsos seperti ini.

Sertu Fero menambahkan, budaya gotong royong tidak hanya berlaku saat kerja bakti membersihkan lingkungan, tetapi juga dalam membantu warga yang sedang mengalami kesulitan. Sikap saling tolong menolong dinilai mampu memperkecil jurang sosial di masyarakat.

Babinsa juga mengajak perangkat desa dan tokoh masyarakat untuk menjadi teladan dalam menghidupkan kembali kegiatan gotong royong. Dengan begitu, generasi muda bisa melihat dan meneladani kebiasaan positif tersebut.

Kegiatan berakhir dalam keadaan aman dan lancar. Koramil 12/Batang Tuaka menegaskan akan terus mendampingi masyarakat Sungai Junjangan untuk menjadikan gotong royong sebagai budaya hidup sehari-hari demi memperkuat ketahanan sosial di desa.

Ikuti Seribuparitnews.com di GoogleNews

Berita Lainnya

Index