Polsek Pulau Burung Wujudkan Pemenuhan Zat Besi Alami Lewat Tanam Bayam

Polsek Pulau Burung Wujudkan Pemenuhan Zat Besi Alami Lewat Tanam Bayam

Pulau Burung– Dukungan terhadap program Asta Cita Presiden RI di bidang ketahanan pangan terus digencarkan jajaran Polres Indragiri Hilir. Di Kecamatan Pulau Burung, personel Polsek Pulau Burung turun langsung mengecek perkembangan tanaman bayam sebagai langkah nyata pemenuhan zat besi alami bagi masyarakat.

Sabtu, 23 Mei 2026 pukul 10.00 WIB, Bamin Sium Polsek Pulau Burung Bripda Edi Suparman bersama Ketua Kelompok Tani Pulau Burung Zani, Sdr. IMAN, melaksanakan pengecekan pertumbuhan bayam di Parit 2, Desa Pulau Burung, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Holtikultura Tanaman Bayam Tahun 2026 yang digagas untuk menciptakan swasembada pangan di tingkat desa. Lahan seluas 1 hektar tersebut kini ditanami bayam yang diharapkan dapat menjadi sumber pangan bergizi sekaligus meningkatkan ekonomi warga.

Bripda Edi Suparman memastikan pertumbuhan bayam berjalan baik. Ia bersama Sdr. IMAN memeriksa kondisi daun, kelembaban tanah, dan membersihkan gulma yang mengganggu. Pendampingan dari personel Polsek ini bertujuan agar hasil panen bayam maksimal dan bisa segera dimanfaatkan warga untuk memenuhi kebutuhan zat besi harian.

"Bayam ini sumber zat besi alami yang bagus untuk cegah anemia, terutama buat ibu dan anak. Kami dari Polsek Pulau Burung ikut kawal dari tanam sampai panen agar warga dapat manfaatnya. Ini bentuk dukungan kami terhadap ketahanan pangan sesuai arahan pimpinan," jelas Bripda Edi Suparman di sela kegiatan.

Kapolsek Pulau Burung AKP Dr. Irwanto, SH., MH menegaskan bahwa penanaman bayam bukan sekadar program pertanian. Menurutnya, ini adalah strategi pemenuhan gizi masyarakat berbasis pangan lokal. Bayam dipilih karena mudah dibudidayakan, cepat panen, dan kaya zat besi yang penting untuk kesehatan.

"Program Asta Cita Ketahanan Pangan harus menyentuh kebutuhan dasar warga. Dengan Holtikultura Tanaman Bayam di lahan 1 hektar ini, kita ingin pastikan masyarakat Pulau Burung punya akses zat besi alami dari kebun sendiri. Polsek hadir mendampingi kelompok tani agar target swasembada pangan 2026 tercapai," ungkap AKP Dr. Irwanto, SH., MH.

Ia menambahkan, sinergi antara Bripda Edi Suparman dan Ketua Kelompok Tani Sdr. IMAN menjadi kunci keberhasilan program. Polsek Pulau Burung akan terus melakukan monitoring rutin terhadap perkembangan bayam di Parit 2. Jika berhasil, model tanam bayam ini akan direplikasi di parit lain se-Desa Pulau Burung.

 

Ikuti Seribuparitnews.com di GoogleNews

Berita Lainnya

Index