PEKANBARU – Program Pengembangan SDMP Tahun 2026 melalui Pelatihan Budi Daya Kelapa Sawit Angkatan I–V resmi dibuka di Hotel Novotel Pekanbaru, Senin (6/7/2026). Pembukaan pelatihan ditandai dengan pemukulan gong oleh Komisaris Utama PT Bestari Indonesia, , Dr. Gulad M.E. Manurung MP. CIMA. CAPO sebagai simbol dimulainya rangkaian pelatihan bagi 172 peserta asal Kabupaten Indragiri Hilir.

Kegiatan diawali dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh salah seorang peserta, Meri Ismadi, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Suasana pembukaan berlangsung khidmat dan dihadiri berbagai unsur pemerintah, lembaga, serta pelaku industri perkebunan kelapa sawit.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Utama BPDP, Eddy Abdurrahman, Plt. Dirjen Perkebunan Dr. Ali Jamil, MP., Ph.D., Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau yang diwakili Kabid PUP Novri Ilham, ST., M.Eng., Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Indragiri Hilir yang diwakili Sekretaris Benny Murdhani, SP., M.MA., Tim Kerja Kelembagaan dan Ketenagaan Pelatihan Pusat Pelatihan Pertanian BPPSDMP Kementerian Pertanian Dr. M. Apuk Ismani, S.Pi., M.Si., Ketua DPW Apkasindo Riau H. Suher, peserta pelatihan, serta para undangan.

Ketua Panitia Pelaksana, Dr. Mulono, S.TP., M.MA., dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga karena pelatihan ini diikuti 172 peserta dari Kabupaten Indragiri Hilir sesuai hasil rekomendasi teknis. Ia menjelaskan pelatihan menghadirkan narasumber dari PT Bestari Indonesia serta para praktisi dan ahli budi daya kelapa sawit dari Tribakti Sarimas, First Resources, dan Astra.
Menurutnya, pelatihan akan dilaksanakan dalam dua sesi, yaitu pembelajaran teori di kelas dan praktik lapangan melalui field trip ke Kabupaten Siak. Dengan perpaduan teori dan praktik tersebut, peserta diharapkan mampu meningkatkan kompetensi dalam pengelolaan perkebunan kelapa sawit secara berkelanjutan.
Sementara itu, Dr. M. Apuk Ismani mewakili BPPSDMP Kementerian Pertanian menegaskan bahwa pengembangan sumber daya manusia merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, dan modern. Ia mengajak peserta membangun kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan, memanfaatkan teknologi digital, serta memperkuat jejaring komunikasi guna meningkatkan daya saing sektor pertanian.
Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Indragiri Hilir, Benny Murdhani, berharap seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh sehingga ilmu yang diperoleh dapat diterapkan untuk meningkatkan produktivitas dan pertumbuhan sektor perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Indragiri Hilir.
Komisaris Utama PT Bestari Indonesia, Dr. Gulad M.E. Manurung MP. CIMA. CAPO dalam sambutannya memberikan motivasi kepada seluruh peserta sekaligus menjelaskan peran dana BPDP dalam mendukung pengembangan sektor kelapa sawit. Ia juga menegaskan bahwa Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) tidak dipungut biaya sedikit pun serta mengajak seluruh petani mendukung kebijakan pemerintah dalam memajukan industri kelapa sawit nasional. Usai menyampaikan sambutan, ia secara resmi membuka pelatihan melalui pemukulan gong yang disambut tepuk tangan meriah dari seluruh peserta dan tamu undangan.