Wakil Dekan II Fakultas Pertanian UNRI Bekali Petani Inhil Teknik Mencegah Ganoderma pada Sawit

Wakil Dekan II Fakultas Pertanian UNRI Bekali Petani Inhil Teknik Mencegah Ganoderma pada Sawit

Pekanbaru – Wakil Dekan II Fakultas Pertanian Universitas Riau, Dr. Amrul, menjadi narasumber pada kegiatan Pelatihan Budidaya dalam Program Pengembangan SDMP 2026 yang digelar di salah satu hotel berbintang di Pekanbaru, Selasa (7/7/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh peserta yang berasal dari sejumlah kelompok tani di Kabupaten Indragiri Hilir.

Dalam pemaparannya, Dr. Amrul menyampaikan berbagai materi penting mengenai budidaya kelapa sawit yang baik dan berkelanjutan. Salah satu fokus utama pembahasan adalah ancaman hama dan penyakit yang kerap menyerang tanaman sawit, terutama penyakit busuk pangkal batang yang disebabkan oleh jamur ganoderma.

Menurutnya, ganoderma merupakan salah satu penyakit yang paling merugikan bagi perkebunan kelapa sawit karena dapat menyebabkan penurunan produktivitas hingga kematian tanaman. Oleh sebab itu, petani perlu memahami gejala awal serta langkah-langkah pencegahan agar penyebaran penyakit dapat diminimalkan.

Selain membahas penyakit tanaman, Dr. Amrul juga menjelaskan karakteristik beberapa jenis bibit kelapa sawit yang umum digunakan, yakni Dura, Pisifera, dan Tenera. Ia menerangkan bahwa masing-masing varietas memiliki ciri dan keunggulan tersendiri sehingga pemilihan bibit harus disesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan budidaya.

Peserta mendapatkan penjelasan mengenai perbedaan ketebalan cangkang, potensi produksi, hingga kualitas hasil dari setiap jenis bibit. Pengetahuan tersebut dinilai penting sebagai dasar bagi petani dalam menentukan bibit unggul yang mampu meningkatkan produktivitas kebun.

Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Di tengah penyampaian materi, para peserta aktif mengajukan pertanyaan seputar kendala yang mereka hadapi di lapangan, mulai dari serangan penyakit hingga teknik pemeliharaan tanaman sawit yang efektif.

Diskusi yang terjalin antara narasumber dan para petani membuat setiap sesi berlangsung semakin menarik. Berbagai pengalaman dari lapangan menjadi bahan pembelajaran bersama sehingga peserta memperoleh solusi yang lebih aplikatif sesuai kondisi perkebunan di Kabupaten Indragiri Hilir.

Melalui kegiatan ini diharapkan kapasitas dan pengetahuan para kelompok tani semakin meningkat dalam mengelola perkebunan kelapa sawit secara profesional. Dengan penerapan teknik budidaya yang tepat, penggunaan bibit unggul, serta upaya pencegahan penyakit sejak dini, produktivitas perkebunan sawit di Kabupaten Indragiri Hilir diharapkan terus meningkat.

Ikuti Seribuparitnews.com di GoogleNews

Berita Lainnya

Index