Polsek Benai Jawab Tantangan Ketahanan Pangan, 1 Hektar Lahan Marsawa Siap Panen Jagung Pipil

Polsek Benai Jawab Tantangan Ketahanan Pangan, 1 Hektar Lahan Marsawa Siap Panen Jagung Pipil

Kuansing - Kapolres Kuansing menerima laporan resmi dari Kapolsek Benai mengenai pelaksanaan kegiatan penanaman jagung pipil yang berlangsung di Desa Marsawa, Kecamatan Sentajo Raya. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 28 Juli, pukul 09.00 WIB, sebagai bagian dari upaya strategis kepolisian dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Laporan tersebut menyoroti peran aktif Polsek Benai dalam mengawal dan mendampingi masyarakat desa dalam aktivitas pertanian yang bernilai ekonomi tinggi.

Dalam laporannya, Kapolsek Benai Iptu Parsaulian Simanjuntak SH, MH, menekankan pentingnya sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga stabilitas pangan daerah. Kehadiran beliau secara langsung di lokasi penanaman menunjukkan komitmen serius jajaran Polsek Benai untuk tidak hanya bertugas dalam aspek keamanan dan ketertiban, tetapi juga terlibat aktif dalam pemberdayaan masyarakat. Langkah ini sejalan dengan instruksi pimpinan Polri untuk mendekatkan diri kepada rakyat melalui berbagai kegiatan positif.

Kegiatan penanaman jagung pipil ini dihadiri oleh sejumlah tokoh kunci yang berperan penting dalam kesuksesan program tersebut. Selain Kapolsek Benai, hadir pula Penjabat Kepala Desa Marsawa Trandianto, Bhabinkamtibmas Marsawa Bripka Aldestan, Ketua BUMDes Seroja Supan, seluruh perangkat Desa Marsawa, serta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Sentajo Raya, Andi Juwaher. Kolaborasi multipihak ini mencerminkan kebersamaan yang solid dalam mewujudkan tujuan bersama yaitu peningkatan produksi pertanian lokal.

Bhabinkamtibmas Marsawa, Bripka Aldestan, menyampaikan laporan teknis terkait persiapan lokasi sebelum kegiatan penanaman dimulai. Ia menjelaskan bahwa tim telah melakukan survei ke area tersebut untuk memastikan kesiapan lahan yang akan digunakan untuk budidaya jagung pipil di Desa Marsawa, Kecamatan Sentajo Raya. Pemeriksaan ini mencakup evaluasi kondisi tanah, aksesibilitas, dan faktor lingkungan lainnya yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman, sehingga proses penanaman dapat berjalan lancar dan efektif.

Penjabat Kepala Desa Marsawa, Trandianto, memberikan update mengenai status terkini dari persiapan lahan. Ia melaporkan bahwa saat ini proses pengolahan tanah masih berada pada tahap penyemprotan, yang merupakan langkah krusial dalam membersihkan lahan dari gulma dan hama potensial. Tahap ini sangat penting untuk menciptakan lingkungan tumbuh yang sehat bagi benih jagung pipil, sehingga diharapkan hasil panen nanti dapat maksimal dan memberikan keuntungan bagi petani serta desa.

Lokasi penanaman jagung pipil ini terletak di lahan milik Desa Marsawa, Kecamatan Sentajo Raya, dengan luas total mencapai 1 hektar. Pemilihan lahan ini didasarkan pada potensi kesuburan tanah dan dukungan infrastruktur desa yang memadai. Dengan koordinat geografis tercatat pada titik -0,3909°, 101,5178°, lokasi ini mudah diakses dan dipantau, memungkinkan evaluasi berkala terhadap perkembangan tanaman serta memudahkan distribusi hasil panen ke pasar lokal maupun regional.

Kapolsek Benai, Iptu Parsaulian Simanjuntak, dalam penjelasannya menyatakan bahwa keterlibatan Polsek Benai dalam kegiatan pertanian ini adalah wujud nyata dari filosofi "Polri Presisi" yang mengedepankan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat. Beliau menegaskan bahwa dukungan terhadap sektor pertanian bukan hanya soal keamanan fisik, tetapi juga tentang memastikan bahwa usaha masyarakat didukung oleh kehadiran polisi yang peduli dan proaktif. "Kami ingin masyarakat merasa aman dan didampingi dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam bertani," ujarnya.

Keberhasilan kegiatan penanaman jagung pipil di Desa Marsawa ini diharapkan dapat menjadi model percontohan bagi desa-desa lain di Kabupaten Kuansing. Dengan melibatkan berbagai elemen seperti pemerintah desa, BUMDes, dan petugas penyuluh, Polsek Benai telah menunjukkan bahwa pendekatan holistik dapat menghasilkan dampak positif yang berkelanjutan. Laporan ini ditutup dengan harapan agar hasil panen nanti dapat meningkatkan kesejahteraan warga Desa Marsawa dan memperkuat ketahanan pangan di wilayah hukum Polres Kuansing.

Ikuti Seribuparitnews.com di GoogleNews

Berita Lainnya

Index