Antusiasme Masyarakat Warnai HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana, Suvenir dan Jamuan Rakyat Tinggalkan Kesan Mendalam

Antusiasme Masyarakat Warnai HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana, Suvenir dan Jamuan Rakyat Tinggalkan Kesan Mendalam

Kehadiran masyarakat dari berbagai daerah pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (17/08/2026), menghadirkan cerita dan kesan tersendiri. Selain menyaksikan secara langsung jalannya upacara yang khidmat, para undangan juga menikmati beragam pertunjukan seni budaya, jamuan rakyat, hingga membawa pulang paket suvenir yang menjadi kenang-kenangan istimewa dari Istana.

Muhammad Arham Syarif, warga asal Pekalongan yang kini berdomisili di Jakarta, mengungkapkan rasa syukurnya dapat hadir di Istana setelah melalui proses pendaftaran yang cukup ketat. Ia mengaku sempat mengalami kendala saat pendaftaran hari pertama, sebelum akhirnya berhasil memperoleh undangan pada kesempatan berikutnya.

“Kesannya sangat-sangat luar biasa sekali dan senang sekali, bersyukur sekali. Karena saya ingin datang ke Istana dan mengikuti upacara sudah sejak lama ya. Sejak lama sekali, sejak tahun 2013, dan kebetulan di tahun 2013 Kota Pekalongan menampilkan persembahan yaitu Tari Jelangkrang di Istana Merdeka,” ujar Arham yang pada kesempatan tersebut mengenakan pakaian adat Betawi.

Menurut Arham, salah satu hal yang paling berkesan adalah beragam pertunjukan seni dan budaya yang ditampilkan sepanjang rangkaian acara. Selain itu, Arham juga menjelaskan suvenir yang didapat sebagai buah tangan mengikuti upacara di Istana.

“Oke teman-teman, jadi kalau datang ke istana, teman-teman dapat suvenir. Pertama ada topi. Terus kita dapat buku dari Bapak Presiden. Habis itu kita juga dapat kaus. Dan masih banyak lagi tentunya di dalam sini. Jadi ga sia-sia, seneng banget bisa datang ke istana. Hari ini bisa mengikuti upacara hari ini tentunya,” imbuh Arham.

Kesan positif juga disampaikan Qaisra Gemma yang mengaku menikmati seluruh rangkaian acara, mulai dari upacara hingga jamuan rakyat yang menghadirkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Menurut saya itu sangat berkesan karena sekaligus membantu UMKM lokal,” ujarnya.

Selain suasana perayaan, paket suvenir yang dibawa pulang para undangan turut menjadi daya tarik tersendiri. Arham memperlihatkan sejumlah suvenir yang diterimanya, di antaranya topi, kaus, dan buku dari Presiden, serta berbagai cendera mata lainnya.

“Isinya banyak banget, pertama ada kipas, ada topi, ada baju dan yang lain-lain juga ada buku, banyak banget,” imbuh Qaisra.

Hal serupa dirasakan Sephia dan Reni, dua peserta yang baru saling mengenal saat menghadiri upacara. Keduanya mengaku terkesan dengan banyaknya suvenir dan sajian yang diterima selama berada di Istana.

“Happy banget sih ya Kak ya, dapet banyak banget dan juga ini yang kita dapet sangat berguna untuk kita pakai sehari-hari,” kata Sephia.

Reni pun mengungkapkan bahwa pengalaman membawa pulang berbagai suvenir dari Istana menjadi kenangan yang tidak terlupakan.

“Rasanya kayak mau pulang kampung aja sih, bawanya banyak,” ucap Reni sambil tersenyum.

Beragam kisah dan kesan para undangan tersebut menunjukkan bahwa peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana tidak hanya menjadi momentum nasional yang penuh makna, tetapi juga ruang kebersamaan yang mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang dalam semangat persatuan, gotong royong, dan cinta tanah air. 

Ikuti Seribuparitnews.com di GoogleNews

Berita Lainnya

Index