TEMBILAHAN, — Upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Parit 18, Kelurahan Sungai Beringin, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, terus diperkuat melalui sinergi lintas instansi jumat (28/08)
Salah satu langkah yang mendapat perhatian adalah penyediaan sumber air untuk mendukung proses pemadaman, menyusul terbatasnya ketersediaan air di sekitar lokasi kebakaran.
Dinas Pertanian Kabupaten Indragiri Hilir turut mengambil bagian dalam upaya tersebut dengan menyiapkan sarana sumber air menggunakan peralatan yang dimiliki. Langkah ini dilakukan untuk membantu tim gabungan yang masih berjibaku mengendalikan api sekaligus mencegah kobaran meluas ke kawasan permukiman masyarakat.
Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Indragiri Hilir, Benny Murdhani, SP., M.Ma., mengatakan penyediaan sumber air menjadi bagian penting dalam penanganan bencana kebakaran, terutama di lokasi yang sulit mendapatkan pasokan air. Menurutnya, keberadaan sumber air yang dekat dengan titik kebakaran dapat mempercepat mobilisasi air dan menunjang kerja pompa pemadam di lapangan.
“Dalam penanggulangan kebakaran, ketersediaan sumber air merupakan salah satu faktor yang sangat penting. Karena itu, kami berupaya membantu menyediakan sumber air di sekitar lokasi agar kebutuhan air untuk pemadaman dapat terpenuhi dan proses penanganan bisa berjalan lebih efektif,” ujar Benny.
Ia menjelaskan, pembuatan sumber air tersebut diharapkan tidak hanya menjadi solusi untuk kebutuhan pemadaman saat kejadian berlangsung, tetapi juga dapat menjadi bagian dari langkah antisipasi menghadapi potensi kebakaran di wilayah yang memiliki keterbatasan sumber air. Dengan tersedianya sumber air di titik strategis, petugas akan lebih mudah melakukan pengisian dan pengoperasian pompa pemadam ketika terjadi keadaan darurat.
Menurut Benny, penanganan Karhutla membutuhkan kerja sama seluruh pihak. Dinas Pertanian, BPBD, Damkar Inhil, TNI, Polri, serta masyarakat peduli api memiliki peran masing-masing dalam memastikan api dapat dikendalikan. “Kita tidak bisa bekerja sendiri. Semua unsur harus bergerak bersama, terutama dalam menyediakan sarana pendukung seperti sumber air yang sangat dibutuhkan dalam proses pemadaman,” katanya.
Di lokasi kebakaran, tim gabungan terus melakukan pemadaman sekaligus mengisolasi pergerakan api agar tidak meluas. Armada tangki Damkar Inhil juga terus menyuplai air untuk mendukung operasional pemadaman, sementara sumber air yang disiapkan di sekitar lokasi diharapkan dapat memperlancar kebutuhan pengisian air bagi petugas.
Benny juga mengimbau masyarakat untuk ikut berperan dalam mencegah terjadinya kebakaran, khususnya dengan tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan apabila menemukan asap maupun titik api. “Pencegahan jauh lebih penting. Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan, tidak membakar lahan, dan segera melaporkan setiap potensi kebakaran. Dengan kesiapan sumber air dan kerja sama semua pihak, kita berharap penanganan bencana kebakaran dapat dilakukan lebih cepat dan maksimal,” pungkasnya.