Danramil 11/Pulau Burung Pastikan Kesiapan Pemondokan Kafilah MTQ Tingkat Kabupaten

Danramil 11/Pulau Burung Pastikan Kesiapan Pemondokan Kafilah MTQ Tingkat Kabupaten

Pulau Burung – Dalam rangka mendukung kelancaran penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kabupaten Indragiri Hilir, jajaran Komando Rayon Militer (Koramil) 11/Pulau Burung secara aktif terlibat dalam proses persiapan teknis dan logistik. Hal ini dibuktikan dengan kehadiran perwakilan Danramil 11/Pulau Burung, Serda Ahmad Feri, dalam Rapat Pemantapan Pemondokan Kafilah yang digelar pada Senin (31/8/2026). Keterlibatan unsur militer dalam agenda ini menegaskan komitmen TNI untuk tidak hanya menjaga keamanan fisik, tetapi juga memastikan aspek pendukung acara berjalan sesuai rencana.

Kegiatan rapat yang berlangsung mulai pukul 14.00 WIB hingga 15.30 WIB tersebut bertempat di Aula Kecamatan Pulau Burung, Desa Pulau Burung. Acara ini menjadi momentum strategis bagi seluruh pemangku kepentingan di tingkat kecamatan untuk menyamakan persepsi dan koordinasi terkait penempatan para kafilah atau peserta MTQ yang berasal dari berbagai daerah. Dengan adanya forum ini, potensi kendala di lapangan dapat diidentifikasi lebih awal sehingga solusi dapat dirumuskan secara kolektif sebelum hari pelaksanaan tiba.

Rapat ini dihadiri oleh sejumlah pejabat kunci yang memiliki tanggung jawab langsung terhadap kesuksesan acara, termasuk Camat Pulau Burung, Bapak Razali, S.E., serta Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Pulau Burung, Bapak Hayatussalis, S.Pd. Kehadiran unsur kepolisian yang diwakili oleh Aipda Febri dari Polsek Pulau Burung dan Ketua LPTQ Kecamatan Pulau Burung, Bapak Usman, menunjukkan sinergitas lintas sektor yang kuat. Kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan tokoh agama merupakan kunci utama dalam menciptakan ekosistem yang kondusif bagi penyelenggaraan syiar Islam.

Dalam sesi sambutan, Camat Pulau Burung menekankan pentingnya kedisiplinan dan ketertiban selama masa pemondokan kafilah. Beliau mengapresiasi langkah proaktif dari pihak Koramil yang senantiasa siap membantu dalam aspek pengamanan dan pengaturan lalu lintas maupun keramaian di area pemondokan. Sikap responsif dari aparatur sipil negara dan unsur pertahanan keamanan ini diharapkan dapat memberikan rasa nyaman dan aman bagi para kafilah yang akan menginap di wilayah Kecamatan Pulau Burung selama ajang kompetisi bergengsi tersebut berlangsung.

Sementara itu, Kepala KUA Pulau Burung, Bapak Hayatussalis, S.Pd., menyoroti aspek spiritual dan administratif dari kegiatan MTQ. Ia menjelaskan bahwa pemondokan bukan sekadar tempat istirahat, melainkan bagian dari proses pembinaan mental dan spiritual para peserta. Oleh karena itu, lingkungan pemondokan harus dijaga kesuciannya dan ketenangannya. Dalam konteks ini, peran Babinsa dan anggota Koramil sangat vital untuk mengawasi situasi sekitar agar tidak ada gangguan eksternal yang dapat mengganggu konsentrasi ibadah dan tilawah para kafilah.

Fokus utama dari rapat ini adalah pembahasan mendalam mengenai ketentuan dan biaya pemondokan kafilah MTQ tingkat Kabupaten Indragiri Hilir. Serda Ahmad Feri, sebagai wakil Danramil, turut mencermati rincian anggaran dan alokasi sumber daya untuk memastikan transparansi dan efisiensi penggunaan dana. Penjelasan rinci mengenai standar fasilitas, konsumsi, dan protokol kesehatan menjadi bahan diskusi penting agar tidak terjadi kesalahpahaman di kemudian hari. Keterlibatan TNI dalam memantau aspek ini juga berfungsi sebagai kontrol sosial untuk mencegah penyelewangan atau ketidaknyamanan bagi peserta.

Ketua LPTQ Kecamatan Pulau Burung, Bapak Usman, menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh dari Forkopimcam, khususnya dari pihak Koramil 11/Pulau Burung. Ia menyatakan bahwa kehadiran personel TNI memberikan nilai tambah berupa jaminan keamanan yang terstruktur. Dengan adanya pendampingan dan pemantauan dari pihak militer, panitia lokal merasa lebih percaya diri dalam mengelola arus kedatangan dan kepulangan kafilah, serta menangani segala bentuk dinamika sosial yang mungkin muncul selama periode pemondokan berlangsung.

Kegiatan rapat berakhir pada pukul 15.30 WIB dalam keadaan tertib dan aman, menandai kesiapan tinggi Kecamatan Pulau Burung dalam menyambut tamu-tamu MTQ. Keberhasilan koordinasi ini merupakan buah dari komunikasi yang efektif antara Danramil, Camat, Kapolsek, dan tokoh masyarakat. Dengan fondasi persiapan yang matang dan semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh semua pihak, diharapkan Kecamatan Pulau Burung dapat menjadi tuan rumah yang ramah dan profesional, sehingga berkontribusi positif terhadap kesuksesan MTQ tingkat Kabupaten Indragiri Hilir secara keseluruhan.

Ikuti Seribuparitnews.com di GoogleNews

Berita Lainnya

Index