Bhabinkamtibmas Polsek Pelangiran Gencarkan Himbauan Karhutla Lewat Announcer di Pasar Pelangiran

Bhabinkamtibmas Polsek Pelangiran Gencarkan Himbauan Karhutla Lewat Announcer di Pasar Pelangiran

Pelangiran – Personil Bhabinkamtibmas Polsek Pelangiran kembali menunjukkan komitmennya dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan melaksanakan kegiatan himbauan secara langsung kepada masyarakat. Kegiatan ini dilakukan di area strategis, yaitu Pasar Kelurahan Pelangiran, yang merupakan pusat aktivitas warga di wilayah hukum Polsek Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Langkah proaktif ini diambil mengingat pentingnya kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga lingkungan dari ancaman bencana asap.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 02 September 2026, sekitar pukul 10.30 WIB tersebut melibatkan tiga personil Bhabinkamtibmas yang bertugas di desa-desa berbeda namun tetap dalam satu koridor pengawasan. Para personel tersebut adalah AIPDA Antonius H S, S.H. selaku Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Simpang, BRIPKA Sapta Sampurno dari Desa Rotan Semelur, serta BRIPKA H.P Siregar yang bertugas di Desa Tagagiri TamaJaya. Kehadiran mereka di pasar bertujuan untuk menjangkau lapisan masyarakat yang lebih luas dalam waktu yang singkat.

Metode yang digunakan dalam giat ini cukup unik dan efektif, yakni menggunakan pengeras suara atau announcer dengan sapaan khas "Halo-Halo". Selain menyampaikan imbauan lisan, para Bhabinkamtibmas juga membagikan selembaran Maklumat Kapolda Riau kepada para pedagang dan pengunjung pasar. Kombinasi antara audio visual dan distribusi materi tertulis diharapkan dapat memperkuat pesan pencegahan Karhutla agar lebih mudah dipahami dan diingat oleh masyarakat berbagai kalangan.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Pelangiran, Iptu Iwan Saputra, S.H., M.H., memberikan penekanan khusus mengenai urgensi pencegahan Karhutla di musim kemarau ini. Menurut Iptu Iwan, peran Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak kepolisian di tingkat desa sangat vital. Ia menjelaskan bahwa pendekatan humanis melalui dialog langsung di tempat-tempat keramaian seperti pasar adalah strategi terbaik untuk mengubah perilaku masyarakat yang masih berpotensi melakukan pembakaran lahan.

Iptu Iwan Saputra juga menegaskan bahwa himbauan yang disampaikan oleh anggotanya bukan sekadar formalitas, melainkan berisi poin-poin krusial yang sering menjadi penyebab utama karhutla. Ia menginstruksikan agar seluruh anggota Bhabinkamtibmas terus memantau dan mengingatkan warganya, terutama mereka yang beraktivitas di area rawan seperti lahan gambut. Koordinasi antara Polsek dan Bhabinkamtibmas menjadi kunci keberhasilan dalam menekan angka kejadian kebakaran di wilayah Pelangiran.

Salah satu poin utama yang disampaikan dalam himbauan announcer tersebut adalah larangan keras membuka lahan dengan cara membakar. Masyarakat diingatkan bahwa metode pembukaan lahan dengan api tidak hanya merusak ekosistem tetapi juga melanggar hukum dan dapat dikenakan sanksi pidana. Bhabinkamtibmas mengajak masyarakat untuk beralih ke metode pengolahan lahan yang lebih ramah lingkungan dan aman, demi keberlanjutan pertanian dan kesehatan bersama.

Selain itu, perhatian khusus juga diberikan kepada kelompok masyarakat yang memiliki aktivitas tinggi di area gambut, khususnya para pemancing. Para Bhabinkamtibmas secara spesifik mengingatkan agar tidak membuang puntung rokok sembarangan di atas tanah gambut. Tanah gambut yang kering sangat mudah terbakar, dan satu puntung rokok yang masih menyala dapat memicu kebakaran besar yang sulit dipadamkan, sehingga kesadaran individu dalam membuang sampah rokok pada tempatnya sangat diperlukan.

Terakhir, sebagai langkah antisipasi terhadap dampak kesehatan, masyarakat juga dihimbau untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah apabila terjadi pencemaran udara akibat Karhutla. Dengan dilaksanakannya giat ini, Polsek Pelangiran berharap dapat menciptakan kondisi Kamtibmas yang kondusif serta lingkungan yang bebas dari asap berbahaya, sehingga aktivitas ekonomi dan sosial di Pasar Pelangiran serta desa-desa sekitarnya dapat berjalan dengan aman dan sehat.

Ikuti Seribuparitnews.com di GoogleNews

Berita Lainnya

Index