Sinergi Akademisi dan Agraria, Kantah Inhil Evaluasi Dampak Nyata KKN Tematik UNISI bagi Masyarakat

Sinergi Akademisi dan Agraria, Kantah Inhil Evaluasi Dampak Nyata KKN Tematik UNISI bagi Masyarakat

Tembilahan - Kantor Pertanahan Kabupaten Indragiri Hilir (Kantah Inhil) secara aktif mendorong solusi serta langkah berkelanjutan melalui kegiatan ekspos Laporan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik yang dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Islam Indragiri (UNISI). Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk menjembatani ilmu akademis dengan kebutuhan nyata di lapangan, khususnya dalam sektor pertanahan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Dalam suasana yang kondusif, para mahasiswa KKN dari berbagai desa memaparkan capaian program serta kendala yang mereka hadapi selama masa penempatan. Pemaparan ini tidak hanya sekadar laporan administratif, melainkan refleksi mendalam atas interaksi langsung mahasiswa dengan warga setempat dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan dan pengabdian masyarakat.

Setiap perwakilan mahasiswa menyampaikan pengalaman pribadi mereka, mulai dari keberhasilan kecil hingga tantangan kompleks yang ditemui saat berinteraksi dengan masyarakat. Dinamika sosial dan teknis yang dihadapi selama pelaksanaan KKN menjadi bahan evaluasi penting untuk memahami karakteristik unik setiap desa di wilayah Indragiri Hilir.

Fokus utama dari berbagai program yang dipaparkan adalah kontribusi nyata mahasiswa dalam membantu penyelesaian masalah pertanahan, khususnya terkait sertifikat tanah hak milik (KW 456) dan pengelolaan tanah wakaf. Kedua isu ini merupakan kebutuhan mendesak dan potensi besar yang dimiliki oleh masyarakat di masing-masing desa tempat mahasiswa ditempatkan.

Melalui ekspos ini, sinergi antara Kantah Inhil dan UNISI semakin terlihat jelas dalam upaya memberikan kepastian hukum bagi masyarakat. Mahasiswa bertindak sebagai agen perubahan yang membantu masyarakat memahami prosedur pertanahan, sementara instansi pemerintah menyediakan bimbingan teknis dan regulasi yang diperlukan untuk mempercepat proses legalisasi aset masyarakat.

Menanggapi hasil pemaparan tersebut, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Indragiri Hilir, Muhammad Khomsadi, S.ST, memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi mahasiswa UNISI. Ia menekankan bahwa kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat sangat membantu dalam sosialisasi pentingnya sertifikasi tanah dan pengelolaan aset wakaf yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Muhammad Khomsadi juga menjelaskan bahwa evaluasi terhadap kegiatan KKN ini akan menjadi dasar bagi Kantah Inhil untuk merumuskan langkah-langkah strategis ke depan. Ia berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut sehingga isu-isu pertanahan di tingkat desa dapat terselesaikan dengan lebih efektif, transparan, dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Kegiatan ekspos ini akhirnya bukan hanya menjadi penutup masa KKN, tetapi juga pembuka bagi kerjasama jangka panjang antara perguruan tinggi dan instansi pemerintah. Dengan adanya umpan balik yang konstruktif dari kedua belah pihak, diharapkan solusi berkelanjutan terhadap permasalahan pertanahan di Kabupaten Indragiri Hilir dapat terwujud demi kesejahteraan masyarakat yang lebih baik.

Ikuti Seribuparitnews.com di GoogleNews

Berita Lainnya

Index