Bawa Sabu 1,5 Kg PMI Asal Jawa Timur Di Ciduk TNI AL TBA

Bawa Sabu 1,5 Kg PMI Asal Jawa Timur Di Ciduk TNI AL TBA

Asahan - Keberhasilan besar ditorehkan Prajurit TNI Angkatan Laut dari Lanal Tanjungbalai Asahan (TBA) bersama Satgas Intel Gabungan Pusintelal Mabesal dan Denintel Koarmada I. Tim gabungan ini menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat ±1,575 kilogram di wilayah laut teritorial Indonesia, Perairan Asahan.

Modus penyelundupan dilakukan dengan menyembunyikan sabu ke dalam tas ransel yang sudah dijahit khusus, dibawa oleh seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal asal Jawa Timur yang baru tiba dari Malaysia.

Dalam konferensi pers, Danlanal TBA Letkol Laut (P) Agung Dwi H.D. menjelaskan bahwa penindakan dilakukan pada Jumat, 21 Oktober 2025 sekitar pukul 04.05 WIB di Dermaga Belacan Tradisional, Desa Bagan Asahan, Kabupaten Asahan, Sumatra Utara.

“Penggagalan ini merupakan kelanjutan pelaksanaan Operasi Gakkumla oleh TNI AL melalui Satgas Intel Gabungan,” ujar Danlanal saat konferensi pers, Senin (24/11/2025).

Dikatakannya, nilai barang bukti sabu tersebut diperkirakan mencapai Rp3,150 miliar, serta diprediksi mampu menyelamatkan lebih dari 7.875 jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

Informasi intelijen menyebut adanya PMI non-prosedural dari Malaysia menuju Tanjungbalai yang diduga membawa narkotika. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim TNI AL melaksanakan patroli di Perairan Bagan Asahan.

Tim menemukan kapal yang sesuai dengan informasi. Namun, satu orang PMI non-prosedural telah melarikan diri menggunakan sampan kaluk menuju dermaga tradisional.

Tim gabungan segera berkoordinasi dengan tim darat untuk melakukan pengejaran dan penyekatan. Upaya tersebut membuahkan hasil, kurir berhasil diamankan sesaat setelah tiba di Dermaga Belacan.
Kurir berinisial SN, 49 tahun, warga Jawa Timur. Saat diperiksa, ditemukan dua bungkus plastik transparan berisi sabu di dalam tas ranselnya.

Barang bukti dan tersangka langsung dibawa ke Mako Lanal TBA. Pemeriksaan cepat bersama Satnarkoba Polres Asahan dan Denpomal Lanal TBA memastikan bahwa barang tersebut positif mengandung methamphetamine.

Letkol Laut (P) Agung Dwi HD menegaskan keberhasilan ini menjadi bukti kesiapan prajurit TNI AL dalam menjaga perairan Indonesia dari ancaman kejahatan transnasional, khususnya penyelundupan narkotika.

Ini merupakan implementasi Asta Cita Presiden RI yang ditindaklanjuti oleh Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali, untuk terus meningkatkan kewaspadaan, memperkuat pengawasan maritim, dan memberantas segala bentuk kejahatan yang mengancam keselamatan bangsa,” ujarnya.

Ia menambahkan TNI AL akan terus bersinergi dengan instansi terkait untuk memperkuat pengawasan dan patroli laut. "Terutama di wilayah rawan penyelundupan, demi mewujudkan Indonesia yang aman, bersih dari Narkoba Dan berdaulat di laut, " ujarnya.

Ikuti Seribuparitnews.com di GoogleNews

Berita Lainnya

Index