Wujudkan Sinergi Lintas Sektor, Danramil 01/Tembilahan Hadiri Lokakarya Mini UPTD Puskesmas Gajahmada Fokus Penanganan Stunting

Wujudkan Sinergi Lintas Sektor, Danramil 01/Tembilahan Hadiri Lokakarya Mini UPTD Puskesmas Gajahmada Fokus Penanganan Stunting

Tembilahan  – Dalam upaya memperkuat koordinasi lintas sektoral untuk mengatasi permasalahan kesehatan masyarakat, khususnya penanganan anak stunting di Kecamatan Tembilahan, Kodim 0314/Inhil melalui Koramil 01/Tembilahan turut serta dalam kegiatan Lokakarya Mini UPTD Puskesmas Gajahmada. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (19/5/2026) pukul 09.00 WIB ini dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan daerah dan instansi terkait.

Danramil 01/Tembilahan dalam laporannya menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen TNI AD dalam mendukung program pemerintah bidang kesehatan. Karena berhalangan hadir, Danramil 01/Tembilahan diwakili langsung oleh Bintara Tinggi Teritorial, Serka Surung Simbolon. Kehadiran personel TNI dalam forum ini menegaskan pentingnya pendekatan keamanan dan kesejahteraan rakyat (Siskamling) yang terintegrasi dengan kesehatan masyarakat.

Lokakarya mini ini digelar sebagai wadah diskusi dan evaluasi bersama antar stakeholder di wilayah kerja UPTD Puskesmas Gajahmada. Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Camat Tembilahan yang diwakili oleh Ibu Raja Elvayanti, S.Sos., Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Indragiri Hilir, Kapolsek Tembilahan yang diwakili oleh Bripka Andi, Kepala UPTD Puskesmas Gajahmada Sdri. Eka Damayanti, seluruh Posyandu se-Kecamatan Tembilahan, serta Ketua Penggerak PKK Kecamatan.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB menekankan bahwa pengendalian penduduk dan kesehatan masyarakat memerlukan masukan serta pendapat dari seluruh elemen terkait. Ia menyatakan bahwa UPTD Puskesmas Gajahmada berperan sebagai pelopor yang sangat menentukan dalam mempercepat penurunan angka stunting dan mencegah berbagai penyakit di tengah masyarakat.

"Melalui pelaporan, koordinasi, dan penyelesaian masalah secara bersama-sama, kita dapat menekan angka stunting lebih efektif. Puskesmas tidak bisa berjalan sendiri, dukungan lintas sektor termasuk dari pihak TNI dan Polri sangat krusial," ujar Kadis dalam paparannya.

Kehadiran Serka Surung Simbolon sebagai wakil Danramil 01/Tembilahan mendapat apresiasi dalam forum tersebut. Sinergitas antara Babinsa di lapangan dengan petugas kesehatan di Posyandu menjadi kunci keberhasilan pendataan dan pemantauan tumbuh kembang anak. Dengan adanya keterlibatan TNI, diharapkan mobilisasi masyarakat untuk hadir dalam kegiatan posyandu dan imunisasi dapat lebih maksimal, terutama di daerah-daerah yang sulit dijangkau.

Sementara itu, sambutan yang disampaikan oleh perwakilan Camat Tembilahan, Ibu Raja Elvayanti, S.Sos., menyoroti pentingnya pencapaian hasil maksimal dalam penanganan situasi kesehatan yang berkembang, seperti kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Campak.

Camat Tembilahan mendorong UPTD Puskesmas Gajahmada untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan anak stunting sesuai standar nasional. Hal ini mencakup kepatuhan terhadap prosedur, pelaporan berkala, serta peningkatan koordinasi lintas sektoral untuk penanganan lanjut dan ketertiban administrasi.

"Kami juga mengimbau agar kegiatan kejar imunisasi dalam pencegahan campak dapat melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan dan tokoh agama. Dukungan dari aparat kewilayahan seperti Koramil dan Polsek sangat kami harapkan untuk mensukseskan program ini," tegas perwakilan Camat.

Rangkaian kegiatan lokakarya mini dimulai dengan pembacaan tertib acara, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa, serta kata sambutan dari Kepala Puskesmas Gajahmada dan perwakilan Camat. Inti acara dilanjutkan dengan paparan mendalam dari Kepala UPTD Puskesmas Gajahmada mengenai data terkini dan strategi penanganan stunting di wilayah kerjanya.

Serka Surung Simbolon yang menghadiri kegiatan tersebut menyampaikan bahwa Koramil 01/Tembilahan siap bersinergi dengan Puskesmas dan instansi terkait. "TNI akan terus mendukung program-program pemerintah yang bertujuan untuk kesejahteraan rakyat, termasuk dalam bidang kesehatan. Babinsa-babinsa kami di lapangan akan terus berkoordinasi dengan kader posyandu untuk memastikan data stunting akurat dan penanganannya tepat sasaran," ungkap Serka Simbolon.

Kegiatan Lokakarya Mini UPTD Puskesmas Gajahmada ini berakhir pada pukul 10.30 WIB dan berlangsung dalam keadaan aman serta kondusif. Hasil dari pertemuan ini diharapkan dapat menjadi landasan kuat bagi percepatan penurunan angka stunting dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir.

 

Ikuti Seribuparitnews.com di GoogleNews

Berita Lainnya

Index