Pulau Burung – Dalam rangka mendukung program prioritas nasional "Asta Cita" terkait ketahanan pangan, Polresta Indragiri Hilir melalui Polsek Pulau Burung terus melakukan pendampingan aktif terhadap masyarakat. Salah satu bentuk nyata dari komitmen ini adalah kegiatan sambang dan pengecekan perkembangan ternak sapi yang dilakukan oleh anggota Bhabinkamtibmas di wilayah hukumnya. Kegiatan ini bertujuan memastikan ketersediaan hewan kurban yang sehat dan berkualitas menjelang Hari Raya Idul Adha.
Kegiatan monitoring tersebut dilaksanakan pada hari Jumat, 22 Mei 2026, bertempat di Jalur 03a RT.03 RW.01, Desa Mayang Sari Jaya, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau. Lokasi ini menjadi titik fokus pengawasan karena merupakan area pengembangan peternakan rakyat yang strategis untuk menunjang swasembada pangan lokal. Dengan luas lahan sekitar 0,5 hektar, area ini dikelola secara intensif oleh warga setempat dengan pendampingan penuh dari aparat kepolisian.
Pelaksanaan kegiatan lapangan dipimpin langsung oleh Bhabinkamtibmas Desa Bukit Sari Intan Jaya, Aipda R.P Gultom. Bersama dengan pemilik lahan, Saudara Bambang Sumirat, Aipda Gultom melakukan inspeksi menyeluruh terhadap kondisi kesehatan, pertumbuhan, dan perawatan ternak sapi. Pendekatan personal melalui metode sambang ini memungkinkan polisi untuk tidak hanya memantau aspek keamanan, tetapi juga memberikan masukan teknis serta motivasi kepada peternak agar hasil ternaknya optimal.
Dalam kesempatan tersebut, Aipda R.P Gultom menekankan pentingnya menjaga kebersihan kandang dan pemberian pakan yang teratur guna mencegah penyebaran penyakit pada ternak. Hal ini sangat krusial mengingat semakin dekatnya waktu pelaksanaan ibadah kurban. Masyarakat diharapkan dapat menghasilkan sapi-sapi yang memenuhi syariat dan standar kesehatan, sehingga nilai ibadah kurban dapat terlaksana dengan sempurna sekaligus meningkatkan pendapatan ekonomi para peternak lokal.
Kapolsek Pulau Burung, AKP Dr. Irwanto, SH., MH., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian integral dari strategi Polri dalam membangun ketahanan pangan nasional. Menurutnya, keterlibatan polisi di tingkat akar rumput bukan sekadar tugas pengamanan, melainkan bentuk pengabdian untuk mensejahterakan masyarakat. "Kami hadir untuk mendampingi masyarakat dalam pengelolaan sektor pertanian dan peternakan, guna mengoptimalkan potensi lokal yang ada," ujar Kapolsek dalam keterangannya.
AKP Dr. Irwanto menambahkan bahwa program ketahanan pangan melalui pengembangan ternak sapi ini sejalan dengan instruksi pemerintah untuk menciptakan kemandirian pangan di tingkat desa. Dengan adanya pendampingan dari Bhabinkamtibmas, diharapkan terjadi sinergi yang kuat antara aparat keamanan dan warga. Komunikasi yang terbangun baik selama kegiatan sambang ini juga berfungsi sebagai media edukasi mengenai pentingnya mendukung program pemerintah demi stabilitas ketersediaan pangan di daerah.
Lebih lanjut, Kapolsek Pulau Burung menyoroti bahwa keberhasilan program swasembada pangan ini akan berdampak langsung pada peningkatan kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Ketika masyarakat merasakan manfaat nyata dari kehadiran polisi dalam kehidupan sehari-hari mereka, khususnya dalam aspek ekonomi dan kesejahteraan, maka citra positif Polri akan semakin menguat. Kegiatan seperti ini membuktikan bahwa polisi adalah sahabat masyarakat yang siap membantu mengatasi berbagai tantangan hidup.
Polsek Pulau Burung berkomitmen untuk terus melanjutkan kegiatan monitoring dan pendampingan serupa hingga puncak perayaan Idul Kurban tiba. Evaluasi berkala akan tetap dilakukan untuk memastikan tidak ada hambatan berarti dalam proses penggemukan ternak. Melalui kolaborasi antara Bhabinkamtibmas, pemilik lahan, dan dukungan penuh dari pimpinan Polres Indragiri Hilir, diharapkan Desa Mayang Sari Jaya dapat menjadi contoh sukses dalam implementasi program ketahanan pangan berbasis komunitas.