Batang Tuaka - Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 12/Batang Tuaka, Pratu P. Nainggolan, terus meningkatkan kewaspadaan mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan. Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan patroli intensif dan sosialisasi langsung kepada masyarakat di kawasan rawan, khususnya di Desa Pasir Mas, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir (
Upaya preventif yang dilaksanakan secara berkala ini dilaporkan langsung kepada Komandan Kodim (Dandim) 0314/Inhil. Kegiatan pemantauan wilayah rawan Karhutla pada hari Rabu, 27 Mei 2026 tersebut, berlangsung dinamis sejak pagi hari pukul 09.31 WIB hingga tengah hari pukul 12.00 WIB dalam situasi yang aman dan kondusif.
Fokus utama dalam pergerakan patroli kali ini diarahkan langsung untuk menyisir dan menjaga titik koordinat yang telah dipetakan sebagai area rawan Karhutla. Wilayah pemantauan tersebut berada pada titik koordinat -0°27,37'379"S 103°07,62'64"E, sebuah kawasan di Desa Pasir Mas yang memerlukan pengawasan ekstra akibat kondisi vegetasi dan cuaca setempat.
Demi memastikan pengawasan di titik koordinat rawan tersebut berjalan optimal, Pratu P. Nainggolan tidak bergerak sendirian. Dirinya menggandeng tiga orang warga lokal dari unsur masyarakat peduli api untuk bahu-membahu melakukan penyisiran ke area perkebunan dan lahan tidur milik warga.
Kehadiran personel gabungan di lapangan ini menjadi bukti nyata adanya sinergitas yang kokoh antara TNI dan masyarakat dalam menjaga ekosistem lingkungan. Dengan keterbatasan personel, kolaborasi aktif ini dinilai menjadi kunci utama dalam mendeteksi secara dini setiap potensi munculnya titik api (hotspot).
Sepanjang rute patroli di Desa Pasir Mas, Babinsa dan warga binaannya secara jeli memeriksa kondisi kelembaban lahan serta sumber air terdekat. Penjagaan ketat di sekitar titik koordinat rawan ini dilakukan guna mengantisipasi kelalaian manusia, seperti aktivitas pembukaan lahan dengan cara membakar.
Selain melakukan pemantauan fisik, Pratu P. Nainggolan juga menyisipkan edukasi dan sosialisasi humanis kepada setiap warga yang ditemui di jalur patroli. Masyarakat diimbau keras untuk tidak membersihkan lahan menggunakan api, mengingat dampak buruk Karhutla yang dapat merugikan kesehatan, ekonomi, hingga sanksi hukum yang berlaku.
Hingga patroli berakhir pada pukul 12.00 WIB, wilayah Desa Pasir Mas dilaporkan nihil dari titik api maupun asap. Komitmen kuat dari Babinsa Koramil 12/Batang Tuaka dalam mengawal titik koordinat rawan ini diharapkan mampu mempertahankan status zero hotspot di seluruh wilayah teritorial Kodim 0314/Inhil.