PAD Riau Dari Roro Dumai-Rupat Tahun 2025 Capai Rp3,7 M, Berhasil Lebihi Target

PAD Riau Dari Roro Dumai-Rupat Tahun 2025 Capai Rp3,7 M, Berhasil Lebihi Target
Roll On-Roll Off (Roro) lintasan Dumai-Rupat.

PEKANBARU - Sebagai upaya untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dilingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. Dinas Perhubungan Provinsi Riau melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Perhubungan Wilayah I melakukan berbagai inovasi pada pelabuhan penyeberangan Roll On-Roll Off (Roro) lintasan Dumai-Rupat.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Riau Andi Yanto melalui Kepala UPT Pengelolaan Perhubungan Wilayah I Henri Mardani mengatakan, untuk meningkatkan PAD tersebut pihaknya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui berbagai inovasi-inovasi pelayanan, baik inovasi yang telah diterapkan maupun inovasi yang masih dalam persiapan untuk diterapkan bagi pengguna jasa. 

“PAD retribusi tahun 2025 di pelabuhan penyeberangan roro lintasan Dumai-Rupat yang dikelola oleh UPT Pengelolaan Perhubungan Wilayah I Dinas Perhubungan Provinsi Riau, terdiri dari retribusi pass masuk, retribusi dermaga beton jembatan bergerak dan retribusi kapal istirahat pada dermaga,” katanya, Senin.

Untuk realisasi PAD Tahun 2024 lalu pada UPT Pengelolaan Perhubungan Wilayah I secara keseluruhan berjumlah Rp3.775.284.950, sedangkan target PAD Tahun 2024 yang ditetapkan berjumlah Rp2.505.400.000, secara akumulasi realisasi PAD Tahun 2024 melebihi dari target sebesar Rp1.269.884.950, atau surplus 66,36 persen dari target PAD tahun 2024. 

Sedangkan target PAD Tahun 2025 yang ditetapkan berjumlah Rp2.658.100.000, dan realisasi secara keseluruhan PAD Tahun 2025 mencapai sebesar Rp3.730.417.983, atau realisasi secara keseluruhan mencapai 140,34 persen melebihi target PAD Tahun 2025. 

“Dari data tersebut diatas, dapat disimpulkan bahwa PAD retribusi pada UPT Pengelolaan Perhubungan Wilayah I Dinas Perhubungan Provinsi Riau selama beberapa tahun terakhir menunjukkan realisasi yang positif atau melebihi target atau surplus,” ujarnya.

Dijelaskannya, penyeberangan Roro lintasan Dumai-Rupat menjadi jalur transportasi penting dalam mendukung, mendorong dan menunjang berbagai aspek kehidupan terutama selama pada periode situasi jam-jam sibuk. Disamping itu, juga mendukung sektor pariwisata pulau Rupat sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) menjadikan intensitas dan volume pergerakan orang, barang dan kendaraan yang tinggi serta potensi sumber PAD yang meningkat. 

“Berbagai inovasi pelayanan ini merupakan komitmen Dinas Perhubungan Provinsi Riau melalui UPT Pengelolaan Perhubungan Wilayah I dalam memberikan pelayanan terbaik dan maksimal kepada masyarakat dan meningkatkan PAD,” tutupnya.

Ikuti Seribuparitnews.com di GoogleNews

Berita Lainnya

Index