"Perangi Narkoba dan Hoaks, Danposramil 01/Tbh Rapatkan Barisan Bersama Kapolsek dan Tokoh Masyarakat Tembilahan Hulu"

Tembilahan Hulu - Kegiatan Forum Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan oleh Polsek Tembilahan Hulu berlangsung sukses pada Selasa, 21 April 2026. Acara ini bertempat di Aula Mapolsek Tembilahan Hulu, yang berlokasi di Jl. Provinsi, Dusun Penyemahan, Desa Pulau Palas, Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau. Kegiatan dimulai pukul 08.30 WIB dan dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan daerah serta tokoh masyarakat untuk membahas isu strategis keamanan wilayah.

Sebagai wujud komitmen TNI dalam menjaga sinergitas dengan Polri dan pemerintah daerah, Danramil 01/Tbh diwakili langsung oleh Danpos Koramil 01 Tembilahan Hulu, Peltu Jaharzam. Kehadiran perwakilan Kodim 0314/Inhil melalui Danposramil ini menegaskan pentingnya koordinasi lintas instansi dalam menciptakan stabilitas kawasan. Peltu Jaharzam hadir bersama Camat Tembilahan Hulu, Denny Satriyanto, S.Sos, dan Kapolsek setempat, AKP Anra Nosa, S.H., M.H.

Dalam forum tersebut, Kapolsek Tembilahan Hulu, AKP Anra Nosa, menyampaikan arahan utama mengenai peningkatan kinerja dan sinergi antarinstansi. Fokus utama diskusi adalah penanganan masalah penyalahgunaan narkoba serta upaya menjaga kondusivitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas). Peltu Jaharzam menyimak dengan saksama setiap poin penting yang disampaikan sebagai bahan evaluasi dan tindakan lanjutan bagi personel Koramil di lapangan.

Terkait isu narkoba, ditekankan bahwa perang melawan narkotika adalah musuh bersama yang memerlukan ibadah kolektif demi menyelamatkan generasi mendatang. Kapolsek mengajak seluruh elemen, termasuk Camat, Lurah, Kepala Desa, dan tokoh masyarakat, untuk merapatkan barisan membantu pihak kepolisian mencegah peredaran gelap narkoba di wilayah Tembilahan Hulu. Representasi TNI dalam hal ini siap bersinergi penuh dalam program pencegahan tersebut.

Diskusi juga menyoroti masalah pencurian dan peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Disampaikan pesan kuat bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab polisi, melainkan kewajiban bersama warga untuk waspada terhadap orang asing yang mencurigakan. Peltu Jaharzam mencatat instruksi khusus agar para Lurah dan Kepala Desa mensosialisasikan larangan main hakim sendiri terhadap dugaan pelaku kejahatan, melainkan menyerahkannya kepada pihak berwajib untuk proses hukum yang sah.

Selain itu, pembahasan meluas pada penanganan masalah kelangkaan dan distribusi minyak goreng serta BBM yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Kapolsek berkomitmen menertibkan para pelangsir yang mengganggu stok pasar dan merugikan masyarakat kecil. Dalam konteks ini, kehadiran unsur TNI melalui Danposramil memberikan sinyal kuat bahwa stabilitas ekonomi dan ketertiban pasar akan dijaga bersama-sama tanpa toleransi terhadap praktik ilegal.

Arahan terakhir yang disampaikan menyinggung pentingnya bijak dalam bermedia sosial, terutama di tengah dinamika politik dan isu sensitif. Para pejabat dan tokoh dihimbau untuk tidak mudah terprovokasi hoaks dan menjaga netralitas dengan menghindari komentar atau dukungan pada konten bermuatan politik praktis maupun SARA. Peltu Jaharzam turut menekankan pentingnya literasi digital ini kepada anggota Koramil dan masyarakat binaan agar tidak menjadi penyebar informasi yang meresahkan.

Kegiatan FGD ini berakhir pada pukul 10.30 WIB dalam suasana yang aman dan kondusif. Partisipasi aktif Danposramil 01 Tembilahan Hulu, Peltu Jaharzam, dalam forum ini membuktikan soliditas hubungan TNI-Polri dan pemerintah daerah di Kabupaten Indragiri Hilir. Hasil pertemuan ini diharapkan dapat segera diimplementasikan di tingkat desa dan kelurahan untuk mewujudkan Kecamatan Tembilahan Hulu yang bebas narkoba, aman dari kejahatan, dan tertib secara sosial.

Ikuti Seribuparitnews.com di GoogleNews

Berita Lainnya

Index